Thursday, June 17, 2010

Uncle Sam Beri Amaran

Anggota Parlemen AS Memperingatkan Turki Tentang Sikapnya Terhadap Israel

Anggota parlemen AS memperingatkan Turki bahwa hubungannya dengan Washington akan terluka jika Turki terus memperlihatkan sikap bermusuhan dengan Israel.

Pada konferensi pers hari Rabu (16/6) orang-orang Republik dan Demokrat mengecam Turki yang memdukung konvoi bantuan kemanusiaan yang berusaha membuka blokade Israel atas Jalur Gaza.

Mereka juga mengkritik Turki yang menentang resolusi Dewan Keamanan PBB terakhir untuk memperluas sanksi terhadap Iran atas program nuklirnya.

Seorang anggota parlemen, Mike Pence berkata: “Turki akan membayar mahal jika ia terus dengan sikapnya yang sekarang ini, seperti hubungan dekat dengan Iran, dan meningkatkan permusuhannya terhadap negara Israel.”

Sementara itu, anggota parlemen dari Demokrat, Eliot Engel menilai sikap Turki sebagai sebagai “sesuatu yang memalukan”. Dikatakan, bahwa meskipun Turki sebagai anggota NATO, namun sikapnya tak sejalan dengan pandangan Barat.

Sehubungan dengan harga yang mungkin akan dibayar oleh Turki, akibat dari sikapnya, Pence berkata, bahwa “Ia siap untuk mempertimbangkan kembali tentang penarikan dirinya dari mendukung resolusi kongres yang mengutuk genosida terhadap Armenia dalam Perang Dunia I oleh pasukan Utsmani.”

Parlemen mengatakan pada hari Rabu (16/6) bahwa “126 anggota parlemen telah menandatangani surat yang mendesak presiden Obama untuk menentang kecaman internasional terhadap Israel, menyusul penyerangan yang dilakukan Israel terhadap kapal Armada Kebebasan (Freedom Flotilla) bulan lalu” (mediaumat.com, 18/6/2010).




No comments: